Buku Antropologi Budaya: Seni dan Budaya Etnik dalam Pusaran Global menggali berbagai isu dan konsep terbaru yang ada dalam pengetahuan antropologi. Pembahasannya sangat mendalam dan berkembang seiring dengan kemajuan ilmu antropologi itu sendiri. Buku ini membahas berbagai konsep penting, mulai dari etnisitas, warisan budaya, tradisi, amalgamasi, habitus, hingga pola hubungan ekonomi timbal balik. Selain itu, buku ini juga membahas strategi adaptasi, akulturasi, transformasi budaya, serta interaksi sosial. Beberapa objek penelitian yang diangkat juga mencakup fenomena kontemporer seperti media sosial, YouTube, ritual kematian, kuliner, anak jalanan, seni, dan industri rumahan.
Buku ini menegaskan bahwa konsep suku bangsa tidak hanya melibatkan kelompok-kelompok seperti Jawa dan Sunda, tetapi juga mencakup suku-suku lainnya seperti Mentawai, Dayak, dan Buton. Lebih dari itu, konsep suku bangsa kini semakin kabur dengan adanya perkawinan campur yang menipiskan batas-batas perbedaan antar berbagai suku. Para penulis mengajukan pandangan baru mengenai kebudayaan yang terus menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di masa depan.
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, apa itu kebudayaan? Bukan hanya soal tujuh unsur kebudayaan yang dianggap universal, tetapi juga tentang kompleksitas permasalahan hidup manusia yang semakin berkembang, bahkan hingga ke ambisi untuk menjelajahi planet Mars. Apakah manusia akan menuju pada universalitas tanpa perbedaan, semakin terfragmentasi, ataukah akan menghadapi ancaman eksistensinya sendiri? Setiap pembahasan dalam buku ini memerlukan refleksi mendalam tentang implikasi teoretis yang terkandung di dalamnya.





Reviews
There are no reviews yet.